Cara Memegang Setir Mobil yang Benar
Perjalanan jauh tentu membutuhkan konsentrasi dan kontrol kendaraan yang baik. Karena itu, cara memegang setir mobil yang benar menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan setiap pengemudi.
Posisi tangan yang tepat membantu Anda mengendalikan arah kendaraan dengan lebih stabil dan responsif, terutama ketika harus melakukan manuver mendadak.
Apakah Anda sering merasa pegal pada bahu saat menyetir? Atau pernah panik ketika harus menghindari lubang secara tiba-tiba? Bisa jadi, Anda perlu mengevaluasi kembali posisi tangan saat menyetir mobil.
Banyak pengemudi menganggap posisi tangan di setir sebagai hal sepele. Padahal, teknik memegang setir berpengaruh terhadap kontrol kemudi, kenyamanan, dan kemampuan melakukan koreksi arah ketika kondisi jalan berubah.
Lalu, bagaimana cara memegang setir mobil yang benar? Berikut panduan yang perlu Anda ketahui.
Posisi Tangan di Setir Mobil yang Benar: Jam 9 dan 3
Posisi paling tepat untuk memegang setir adalah di arah jam 9 untuk tangan kiri. Sementara itu, tangan kanan harus berada di posisi jam 3 atau arah angka 15.
Posisi tangan yang paling direkomendasikan adalah arah jam 9 dan jam 3. Tangan kiri berada di arah jam 9, sedangkan tangan kanan berada di arah jam 3.

Cara ini terbukti jauh lebih efisien saat Anda harus bermanuver. Anda tentu akan merasa jauh lebih leluasa memutar kemudi. Posisi ini memberikan kontrol yang sangat seimbang bagi tubuh. Selain itu, koreksi arah ketika mobil bergerak juga menjadi lebih mudah.
Baca juga: Mobil Getar Setelah Ganti Velg Aftermarket? Perhatikan Ini!
Cara Memegang Setir Mobil: Selalu Gunakan Dua Tangan
Selain memperhatikan posisi tangan, cara memegang setir mobil yang benar juga berarti menggunakan kedua tangan secara konsisten.
Banyak orang terbiasa menyetir dengan satu tangan saat jalanan sepi. Kebiasaan tersebut memang terasa lebih santai Namun, sebaiknya Anda wajib memegang setir kemudi dengan dua tangan secara konsisten.
Tujuannya agar kemudi lebih merespons dan Anda tetap sigap. Kesigapan ini sangat penting saat Anda harus menghindari objek yang tiba-tiba muncul mendadak saat berkendara.
Di samping itu, kontur jalan juga sangat berpengaruh. Saat melewati jalan yang tidak rata atau licin karena hujan, Anda jelas memerlukan kendali kemudi yang lebih baik. Kondisi-kondisi tersebut menuntut kestabilan ekstra dari kedua belah tangan Anda.
Posisi yang Harus Dihindari
Selain mengetahui posisi tangan saat menyetir yang benar, Anda juga perlu mengetahui posisi yang sebaiknya dihindari.
Salah satunya adalah memegang setir pada posisi jam 12. Banyak pengemudi melakukannya ketika merasa lelah atau ingin mengubah posisi tangan. Namun, posisi tersebut kurang ideal untuk melakukan manuver cepat karena salah satu tangan berada di bagian atas setir.

Posisi tangan pada jam 6 juga tidak memberikan kontrol yang optimal. Ketika kendaraan membutuhkan koreksi arah secara mendadak, ruang gerak tangan menjadi lebih terbatas.
Kadang hal ini tanpa sadar sudah menjadi kebiasaan pada pengemudi. Padahal, posisi-posisi ini sangat kurang optimal untuk pengendalian arah mobil Anda. Sebab, posisi bermanuver menjadi jauh lebih sulit dilakukan.
Perbandingan Posisi Tangan di Setir
Untuk memperjelas perbedaannya, mari kita lihat tabel komparasi berikut.
| Aspek | Posisi Jam 9 & 3 | Posisi Jam 12 |
| Kontrol Kemudi | Lebih seimbang | Kurang optimal |
| Manuver Darurat | Mudah dan koreksi arah presisi | Sulit dan rawan lepas kendali |
| Stabilitas di Jalan Rusak | Maksimal karena genggaman kuat | Kontrol tangan tidak seimbang |
| Risiko Kelelahan | Rendah karena beban tangan terbagi rata | Tinggi pada area otot leher dan bahu |
💡 Tips Ala Autoplus: Biasakan untuk tidak mengemudi dengan satu tangan dalam durasi yang lama.
Setir kemudi harus dipegang dengan 2 tangan, agar lebih responsif dan sigap saat menghindari objek yang tiba-tiba muncul mendadak. Kewaspadaan dua tangan ini adalah kunci utama keselamatan saat berkendara di jalan licin atau tidak rata.
Posisi Tangan dan Kaki-Kaki Mobil Perlu Sama-Sama Optimal
Menerapkan cara memegang setir mobil yang benar memang sangat penting. Namun, responsivitas setir tidak hanya bergantung pada posisi tangan. Stabilitas komponen kaki-kaki mobil juga memegang peranan penting.
Kendali setir yang akurat membutuhkan dukungan velg dan ban yang prima. Spesifikasi teknis seperti PCD, Offset, dan Lebar velg harus dihitung presisi. Ukuran tersebut harus selalu sesuai dengan standar ruang fender kendaraan.
Baca juga: Panduan Upgrade Velg Innova Reborn: Estetika Sporty dengan Enkei PF09
Kesalahan mengatur spesifikasi kaki-kaki bisa membuat putaran setir terasa sangat berat. Akibatnya, kemudi bisa bergetar di kecepatan tinggi atau ban rentan mengalami gesrot. Oleh karena itu, pastikan kaki-kaki mobil Anda selalu dikonfigurasi secara optimal.
Keselamatan di jalan adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Jika Anda masih ragu menentukan spesifikasi velg dan suspensi yang aman untuk kemudi, segera konsultasikan kebutuhan kaki-kaki mobil Anda bersama tim Autoplus Indonesia untuk menemukan pilihan terbaik.
Autoplus Indonesia
Jl. Pluit Permai No.33, RT.1/RW.5, Pluit, Kec. Penjaringan, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14450
021-6696666 | +628557866123
Senin – Sabtu : 09.00 – 17.00 WIB


